magazine
2025.03.17

OpenAI Meminta Pelonggaran Hak Cipta untuk Bersaing dengan China dalam Kompetisi AI | Release #459

2025-03-openai-copyright-ai-competition-cover-image

Cover photo by 侑奈

〈OpenAI〉 meminta pemerintah AS untuk melonggarkan perlindungan hak cipta demi mempertahankan daya saing AI. Di tengah evolusi cepat teknologi AI China, mereka berpendapat bahwa regulasi yang terlalu ketat dapat menurunkan daya saing.

Hal ini memicu perdebatan sengit mengenai keseimbangan antara pengembangan AI dan hak kekayaan intelektual.

Permintaan Pelonggaran Hak Cipta untuk Pengembangan AI

〈OpenAI〉 berupaya agar konten yang dilindungi hak cipta dapat digunakan secara bebas sebagai data pembelajaran model AI.

2025-03-openai-copyright-ai-competition-image-4

Khususnya, dari sudut pandang keamanan nasional dan persaingan teknologi, mereka berpendapat bahwa "penggunaan wajar (fair use)" hak kekayaan intelektual harus diperkuat dan regulasi dilonggarkan.

Kebangkitan Perusahaan AI China dan Intensifikasi Persaingan

〈OpenAI〉 memperhatikan model terbaru "R1" dari perusahaan AI China, 〈DeepSeek〉, dan memperingatkan bahwa keunggulan teknologi AS semakin menyusut.

Mereka khawatir bahwa jika regulasi hak cipta diperketat, pengembangan AI AS dapat terhambat dan memungkinkan China memimpin.

Keseimbangan antara Hak Kekayaan Intelektual dan Inovasi Teknologi AI

Di sisi lain, pelonggaran hak cipta dapat mengancam hak-hak kreator dan perusahaan, dan beberapa gugatan telah diajukan. Bagaimana menyeimbangkan perkembangan teknologi AI dan perlindungan hak kekayaan intelektual menjadi fokus diskusi kebijakan di masa depan.